Pelatihan implementasi dan aplikasi GIS

Geographic information system (GIS) atau Sistem Informasi Berbasis Pemetaan dan Geografi - Genesisbengkulu.org.

Salah satu cara memerangi kelaparan

Aksi ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk memerangi kelaparan, upaya ini adalah langkah penting yang dihasilkan untuk meraih tujuan bersama - Genesisbengkulu.org.

Pembalakan hutan di wilayah konservasi

Aktivitas pembalakan hutan masih saja terus berlansung di Mukomuko, ironisnya pembalakan haram ini sekan dibiarkan - Genesisbengkulu.org.

Demo perusahaan tambang pasir besi

Tuntutan warga 4 Desa di Kecamatan Maje agar Pemkab Kaur segera mencabut izin operasional PT Selomoro Banyu Arto (SBA) terus diserukan - Genesisbengkulu.org.

Pesona alam yang indah dan mempesona

Selain air sungai yang jernih, di tempat itu juga banyak terdapat spesies ikan. Wisatawan bisa melakukan kegiatan menangkap ikan.

PGE Diminta Portal Jalan Menuju Bukit Daun

PGE Diminta Portal  Jalan Menuju Bukit Daun 
Sabtu 25 juni 2016
TUBEI – Bupati Lebong H. Rosjonsyah Syahili, S.Ip, M.Si meminta PT. PGE yang beroperasi di wilayah Hulu Lais Kecamatan Lebong Selatan, memasang portal jalan. Khususnya menuju wilayah Bukit Daun.
 Hal ini guna untuk mengantisipasi pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang bisa saja melakukan pengrusakan terhadap hutan di wilayah Bukit Daun.
“Kita mendukung pembukaan jalan yang sudah dilakukan PT. PGE yang menghubungkan Kabupaten Lebong dan Rejang Lebong. Saya sudah pernah masuk ke lokasi. Makanya saya minta PT. PGE bisa pasang portal,” kata Rosjonsyah kepada.
Kedepanya Pemda Lebong akan berupaya untuk menghubungkan jalan yang telah dibangun PT. PGE dengan jalan yang telah dibanguan Pemda Lebong dari arah Tanjung Agung-Danau Liang. Pembukan jalan ini cukup penting, terutama untuk peningkatan perekonomian masyarakat.
“Tapi perlu diingat, ancaman kerusakan hutan harus diantisipasi. Diperlukan langkah dan pengawasan khusus PT. PGE. Apalagi saya lihat kayu yang ada di kiri kanan jalan yang dibuka tersebut, memiliki kwalits yang bagus. Ini aset yang harus dijaga di lokasi tersebut,’’ sambung Rosjonsyah.
Dia juga menyampaikan, dengan terhubungnya jalan yang di bangun Pemda Lebong dari Kelurahan Tanjung Agung-Danau Liang dengan jalan yang dibuka PT.PGE Dari Wilayah Air Dingin akan berdampak luas bagi masyrakat Lebong.
“Jalan yang ada sekarang dari Muara Aman- Tes, kami kesulitan melebarkan jalan karena sudah padat penduduk. Kedua, jika jalan yang dibuka ini bisa terhubung akan mempercepat jarak tempuh dari atau keluar dari Lebong menuju Rejang lebong. Ini akan bermafaat bagi warga Lebong,’’ pungkas Rosjonsyah
(Harian Rakyat Bengkulu)

Tambang batu bara di Sawahlunto meledak

Tambang batu bara di Sawahlunto meledak
Selasa, 28 Juni 2016
Padang - Lubang tambang batu bara yang dikelola PT NAL berlokasi di Parambahan Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat sekitar 97 kilometer ke arah selatan Kota Padang dilaporkan meledak pada Senin (27/6) pukul 22.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, dalam peristiwa itu sedikitnya lima orang dilaporkan berada dalam lubang, dan tiga orang di antaranya dalam kondisi kritis akibat ledakan tersebut.

Salah seorang warga setempat Ruly Firmansyah menyampaikan dari tiga korban yang mengalami luka bakar tersebut telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil di Padang, dan sebelumnya sempat dirawat di RSUD Sawahlunto.

Dugaan penyebab meledak tambang tersebut hingga saat ini masih dalam proses penyidikan aparat berwenang.

Saat ini aparat kepolisian setempat masih melakukan evakuasi terkait adanya kemungkinan korban lain di lokasi kejadian.

Suara ledakan terdengar cukup keras terdengar oleh warga sekitar, sehingga langsung melakukan pengecekan hingga ditemukan lima orang korban.
(Antra Bengkulu)


Ada Puluhan Tambang Ilegal

Ada Puluhan Tambang Ilegal
Jumat, 24/06/2016

ARGA MAKMUR – Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) cukup kesal dengan adanya 20 tambang ilegal tersebar di Kabupaten Bengkulu Utara. Distamben sendiri sudah melakukan berbagai upaya dan pendekatan agar aktivitas tambang ilegal berhenti. Mirisnya puluhan tambang ilegal itu rata-rata berpotensi menyebabkan abrasi.
“Kami sudah berkali-kali mendatangi dan mengecek aktivitas bahkan pembinaan, tetapi tidak ada respon,” jelas Kepala Distamben BU, Suadi SH MH melalui Kabid Pertambangan Rakyat dan Air, Boy Sinaratman SSos, Kamis (23/6).
Upaya Distamben menghentikan tambang liar yang rata-rata galian pasir tersebut lantaran lokasi mereka menambang berada di pinggir jalan raya, pinggir masjid dan didekat jembatan. Puluhan tambang illegal ini terdapat di Kecamatan Air Napal sampai ke Urai Kecamatan Ketahun. Distamben juga mencatat ada tujuh titik tambang ilegal di Desa Kota Agung, Kecamatan Air Besi.
“Tambang ilegal ini lokasinya tersebar, kebanyakan terdapat di Kecamatan Air Napal dan Air Besi. Ada yang tambang pasir dan batu koral,” imbuh Boy.
Rata-rata tambang ilegal itu sudah beroperasi sejak tahun 2008. Pencegahan sudah dilakukan, hanya saja masyarakat tetap membandel melakukan aktivitas. Terlebih lagi jika ada pemodal berkantong besar mengkoordinir masyarakat. Dari puluhan tambang itu tidak semuanya illegal, ada juga pemilik tambang mengurus izin yang kemudian direkomendasikan kabupaten ke provinsi. Jumlahnya tidak banyak, hanya 4 tambang. Namun harapan Distamben tentu tambang lain mengikuti langkah tambang yang sudah mengurus izin tersebut.
(Bengkulu Ekspress)


Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More