Pelatihan implementasi dan aplikasi GIS

Geographic information system (GIS) atau Sistem Informasi Berbasis Pemetaan dan Geografi - Genesisbengkulu.org.

Salah satu cara memerangi kelaparan

Aksi ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk memerangi kelaparan, upaya ini adalah langkah penting yang dihasilkan untuk meraih tujuan bersama - Genesisbengkulu.org.

Pembalakan hutan di wilayah konservasi

Aktivitas pembalakan hutan masih saja terus berlansung di Mukomuko, ironisnya pembalakan haram ini sekan dibiarkan - Genesisbengkulu.org.

Demo perusahaan tambang pasir besi

Tuntutan warga 4 Desa di Kecamatan Maje agar Pemkab Kaur segera mencabut izin operasional PT Selomoro Banyu Arto (SBA) terus diserukan - Genesisbengkulu.org.

Pesona alam yang indah dan mempesona

Selain air sungai yang jernih, di tempat itu juga banyak terdapat spesies ikan. Wisatawan bisa melakukan kegiatan menangkap ikan.

Harimau di Medan Zoo lahirkan empat anak

Medan - Koleksi Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumaterae) di
Taman Marga Satwa Medan (Medan Zoo) bertambah lagi, Rabu Si Manis induk
harimau yang telah berusia 15 tahun-- kembali melahirkan.

Dalam kali keempat melahirkannya ini, Si Manis berhasil melahirkan 4
bayi harimau. Hal ini tentunya merupakan prestasi yang besar, sebab
jarang sekali Harimau Sumatera bisa melahirkan 4 ekor bayi.

Meski demikian sampai saat ini belum diketahui jenis kelamin keempat
bayi harimau yang populasinya kini mulai langka.

Mengingat pihak Medan Zoo tidak mau ambil resiko untuk memeriksa jenis
kelamin keempat ekor bayi harimau tersebut.

Mereka khawatir baik sang induk maupun keempat anaknya akan stres
sehingga tidak mau menyusui.

Diperkirakan pasca dua minggu setelah proses kelahiran, barulah jenis
kelamin keempat bayi harimau akan diketahui, saat ini keempat anak bayi
harimau masih tinggal sekandang dengan induknya.

Pada saat melihat Si Manis dan keempat anaknya dalam kandang, Plt Wali
Kota Medan Dzulmi Eldin tampak berhati-hati, karena khawatir
kehadirannya dapat mengejutkan Si Manis yang saat itu tengah tertidur,
sedangkan keempat anaknya tengah asyik menyusui.

Usai menyaksikan Si Manis dan keempat anaknya, Eldin mengaku sangat
menyambut baik kelahiran keempat bayi harimau tersebut, sebab, jarang
sekali Harimau Sumatera bisa melahirkan 4 ekor anak, biasanya hanya satu
atau dua ekor saja.

Selain itu kelahiran keempat bayi harimau ini otomatis menambah populasi
Harimau Sumatra yang kini nyaris punah tersebut.

Selanjutnya Eldin berencana akan menabalkan nama keempat bayi harimau
tersebut. Direncanakan, penabalan akan dilakukan setelah usia keempat
bayi harimau tepat sebulan. (Antara - 9/5/2014)

Pergantian kakao ke sawit tidak sesuai izin

Mukomuko - Pejabat Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, menyatakan bahwa pergantian komoditi perkebunan yang dilakukan oleh PT Bina Bumi Sejahtera dari tanaman kakao menjadi kelapa sawit, tidak sesuai dengan izin hak guna usaha perusahaan itu.

"Izin dalam hak guna usaha (HGU) PT Bina Bumi Sejahtera (BBS) itu tanaman kakao. Tetapi diganti perusahaan jadi kelapa hijau. Dan sekarang ditanam kelapa sawit," kata Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan (DP3K) Kabupaten Mukomuko, Wahyu Hidayat, di Mukomuko, Jumat.

Ia menyebutkan, seluas 1.000 hektare lahan HGU milik PT BBS di Desa Bukit Makmur, Kecamatan Air Rami. Lahan tersebut kini telah digarap oleh PT Dari Darma Pratama (DDP).

Ia mengatakan, tidak tahu pasti dasar hukum sehingga lahan bekas PT BBS itu sekarang diambil alih oleh PT DDP. Namun dari informasi yang diperoleh instansi ada kesepakatan dua perusahaan itu dalam bentuk nota kesepahaman.

Terlepas perusahaan mana yang sekarang mengelola HGU tersebut, kata dia, namun dari pergantian komoditi perkebunan itu tidak sesuai perizinan dalam HGU.

Menurut dia, kalau ada izin perusahaan mengganti komoditinya, seharusnya diketahui instansi itu karena izin semacam itu diberikan oleh bupati setempat.

"Kita tidak melihat izin HGU karena yang punya kewenangan itu Badan Pertanahan Nasional. Tetapi tanaman dalam lahan yang miliki HGU itu yang harus ada izin dari bupati setempat," ujarnya lagi.

Ia menerangkan, untuk mengetahui kejelasan baik soal dasar hukum pergantian komoditi perkebunan maupun dasar pengalihan HGU, instansi itu akan menghubungi pihak PT BBS.

"Sekarang kami kesulitan menghubunginya. Tetapi kami akan berusaha dan meminta data HGU asli perusahaan itu," ujarnya lagi (Antara - 9/5/2014)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More