TNKS MASUK DAFTAR SITUS WARISAN DUNIA DENGAN STATUS IN DANGER (TERANCAM).

(Lembanr Informasi Jaringan Akar, 30 Juni 2011).

Berdasarkan
UNESCO Siaran Pers No.2011-84, yang dikeluarkan pada tanggal 22 Juni 2011. Pertemuan World Heritage Committee di UNESCO di Paris, menghasilkan kesepakatan Committee sepakat untuk Tropical Rainforest Heritage of Sumatera/TRHS (TN-Kerinci Sebelat, TN-Gunung Leuser, TN-Bukit Barisan Selatan) masuk daftar situs warisan dunia dengan status In Danger (terancam).


Barlian, Koordinator Jaringan Akar. Mengatakan status ini (In Danger) salah satu bukti kegagalan Negara menjaga kawasan yang menjadi penyangga kehidupan manusia, dan menjadi bukti telah bertambah potensi bencana di wilayah ini. Kerusakan hutan akan menimbulkan berbagai potensi bencana, lonsor, banjir, kekeringan hingga bencana kelaparan.

Barlain menambahkan, Taman Nasional Kerinci Sebelat merupakan kawasan hutan konservasi yang memanjang di bagian tengah sisi barat pulau Sumatera. Kawasan konservasin hujan Trofis ini masuk daftar situs warisan dunia sejak tahun 2004. Ditempatkan sebagai kawasan yang masuk daftar terancam ini, harapan kita dapat membantu kita mengatasi ancaman yang ditimbulkan oleh perburuan, penebangan liar, perambahan pertanian, dan rencana untuk membangun jalan dalam kawasan.
Hasil kajian Jaringan Akar di kawasan TNKS di empat propinsi ancaman kerusakan hutan ini antaralain; pembukaan jalan dalam taman nasional, usulan konsesi pertambangan dan alih fungsi dan status kawasan. Selain itu masih banyak juga aktifitas yang berjalan secara acak, seperti penebangan kayu, pembukaan lahan dan perburuan satwa.

Kebutuhan kayu masyarakat dan untuk penjualan, dampak dari kerusakan hutan produksi dan menipisnya cadangan cadangan kayu di kawasan hutan produksi lahan masyarakat, sehingga pemenuhan kayu kualitas ekspor seperti meranti diambil dari taman nasional. Jalan utama lalu lintas kayu adalah sungai yang hulunya dalam TNKS dan jalan-jalan yang telah dirintis baik kelompo masyarakat maupun pemerintah daerah.

Kita berharap status Taman Nasional yang ditetapkan sebagai kawasan Terancam (In Danger) berdampak postitif untuk kelestarian TNKS bukan malah menjadi tonggak awal kerusakan bahkan punanya kawasan yang menjadi paru-paru dunia dan sumber mata-air penduduk sekitarnya.(pin.3).
.......................................... "(Lindungi dirimu dengan menjaga lingkungan, dan hutan sebagai penyangga kehiduapan) "

2 comments:

In danger... informasi menarik, status terancam untum beberapa taman nasional sudah lama terjadi. adn kondisi saat ini tinggal baca yasin lagi, beberapa taman nasional di sumatera diperkirakan bersisa hingga 30% dari luasan sebelumnya (tahun 1980).

Ini karna Kurangnya Pengawasan dari petugas yang telah di bayar Negara.

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More