Terancam kekurangan Pangan

100 juta Ton pangan  4 provinsi sekitar TNKS terancam musnah.
Bengkulu
Ancaman kerusakan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang berada di empat provinsi di Sumatera dan terluas berada di Kabupaten Kerinci, Jambi, atau 30 persen dari total luas 1,4 juta hektare (ha) terus membesar akibat berbagai kepentingan .

Rencana pembukaan jalan tembus antar provinsi telah sukses memberikan gambaran pragmentasi kawasan hutan dan pembukaan akses bagi perambah. Illegal loging tanpa hentipun terus menyempitkan zona inti, perburuan liar juga berkontribusi terhadap pemiskinan hayati kawasan hutan warisan dunia ini.

Kondisi genting ini sepertinya belum juga mengguga sikap pemerintah, dimana saat ini kawasan penyangga TNKS terancam oleh ekstraksi emas. 300.000 ha kawasan penyangga TNKS saat ini sudah diberikan pemerintah ke perusahaan tambang emas. Sepuluh juta hektar sawah yang menggantungkan sumber pengairan dari landscape TNKS terancam tidak lagi dapat berfungsi, karena banjir, tailing dan kekeringan. Di 4 provinsi meliputi Bengkulu, Jambi, Sumatera selatan dan sumatera barat akan menghadapi kondisi kekurangan pangan setiap tahun sebesar 100 juta ton.  

Fakta bahwa masyarakat di wilayah yang kaya sumber daya alam akan semakin miskin, diperkuat oleh kenyataan ini. Bila pemerintah 4 Provinsi dan kementerian terkait tetap bersikukuh mementingkan industri ekstraksi mineral dalam dan sekitar TNKS. Sekali lagi pemerintah indonesia mengabaikan nasib jutaan masyarakat kecil untuk kepentingan segelintir pengusaha kaya yang mengekstraksi hanya untuk kepentingan kemewahaan semata. Kenyataan ini juga mempertegas bahwa kebutuhan dasar rakyat sumatera itu tidak lebih penting dari kepentingan kemewahaan konsumen perhiasan dimata presiden Indonesia saat ini.

Konsensi Tambang emas dari sekitar 300.000 hektar terdapat dikawasan penyangga dan di dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Sebelat tersebar di beberapa adminstratif provinsin meliputi Provinsi Bengkulu terdapat Izin seluas 99 ribu hektar untuk Perusahaan Bengkulu Utara Gold, Nusa palapa Mineral, Provinsi jambi seluas 97.480 Hektar untuk Jambi gold dan sumatera selatan.PT Musi Rawas Gold 75.000 hektar

Akar network berharap agar pihak terkait izin konsensi pertambangan yang di berikan itu seharus di kaji ulang atas pemberian izin kausa pertambangan demi keberlanjutan penyanggah kehidupan ini.Jika pemerintah tidak menghentikan regulasi Pertambang Emas di kawasn genting di 4 provinsi ini,maka bersiap-siaplah untuk menghadapi kondisi konflik besar antar perusaan tambang dengan masyarakat 4 provinsi,serta bencan kelaparan di pulau Sumatra dan jawa yang sumber pangannya bergantung ke pada beras yang berasl dari kawasan pertanian sekitar yang bergantung pada eksistensi TNKS.
                                                                        Pres release AKAR NETWOK
                                                                          Koordinator BARLIAN

0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More