MENANTI BENCANA

PENGERUSAKAN HUTAN TERORGANISIR DI MUKOMUKO
luas hutan negara (TN,HPT, CA dll) = 228.378 ha (55%).
sedangkan lahan untuk budidaya dan pemukiman totalnya 187.145 ha (45%).
dari total lahan budidaya 63.880 ha (34%) dikuasai oleh perusahaan besar/HGU, dan berdasarkan data tahun 2013 bertambah menjadi 64.000 hektar.
sehingga total sisa lahan untuk pemukiman, perkantoran, jalan, lahan pertanian masyarakat, sungai dan danau seluas : 123.264 Ha (30%).
luas ini jika di bagi rata untuk total penduduk mukomuko (156.312 jiwa) di kurangi luas perkantoran pemerintah daerah maka kepemilikan lahan per-jiwa kurang dari 0,5ha... oleh karena itu pemberian izin HGU di mukomuko telah melebihi kapasitas SDA yang terdia.
Pemanfaatan yang telah ada dan cukup luas dari lahan 123.264 Ha tersebut antaralain, sawah seluas 10.995 Ha (data BPS tahun 2012). Dan berdasarkan data Dinas kehutanan Momuko 103.000 hektar telah menjadi kebun kelapa sawit masyarakat.
Hutan produksi terbatas (HPT) Air manjuto memiliki luas total 28.764.42 hektar berdasarkan SK Menteri kehutanan dan perkebunan : Nomor : 420/ Kpts-II/ 1999 Tentang: Penunjukan Kawasan Hutan Di Wilayah Provinsi Daerah Tingkat I Bengkulu. Kemudian mengalami perubahan Berdasarkan surat Surat Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia No; SK.643/Menhut-II/2011 tanggal 21 November 2011. Dari luasan total HPT Manjunto 28.764.42 hektar mengamami perubahan fungsi seluas 2.330 hektar menjadi Hutan Produksi yang dapat Dikonversi (HPK).
Kawasan yang dialih fungsikan dari HPT menjadi HPK ini sebagian besar merupakan areal perambahan perkebuanan kelapa sawit milik PT. Agromuko yang telah dirambah dan ditanam sejak tahun 2000, yaitu 1.215 Hektar di sekitar serinjing Jerinjing dan 80 hektar di sekitar hulu sungai jerinjing yang ditaman tahun 2008.
Dengan kondisi in,i maka lahan cadangan usaha kecil pertanian masyarakat tinggal kawasan HPT dan TNKS. karena itu jika kebijakan pemerintah daerah tidak berubah tentang pemanfaatan ruang yang ada maka kerusakan hutan dan lingkungan tidak akan terbendung lagi. Salah satu alternative pemulihan saat ini adalah, hentikan pemberian HGU baru dan tidak memperpanjang HGU yang telah ada.

0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More