Pembalakan Hutan Diduga Libatkan Oknum Aparat

ARGA MAKMUR - Penemuan sebanyak 1,5 meter kubik kayu jenis meranti merah yang diduga bersal dari hutan lindung Boven Lais Desa Tanah Hitam Kecamatan Padang Jaya, perlu diusut tuntas. Sebab, diduga ada keterlibatan oknum aparat dalam aksi pembalakan hutan ini.
Dari data yang terhimpun, kayu tersebut diduga tidak hanya diangkut oleh dua sepeda motor ojek, tetapi juga dengan 1 unit mobil pick up warna putih yang diduga milik oknum aparat, namun belum jelas apakah mobil tersebut diamankan atau tidak oleh personel gabungan polhut dan polres BU saat melakukan operasi pikul 21.00 wib, jumat (27/9).
Dikonfirmasi, Kepala Dishutbun BU, Sahat Situmorang, AP, MM melalui Kasi Polhut Andi A, SH mengaku memperoleh informasi keterlibatan oknum aparat atas kepemilikan kayu yang di bawa dengan menggunakan mobil. Tetapi dia menegaskan personel gabungan tidak pernah mengamankan mobil pick up bermuatan kayu. Informasi mengenai melintasnya mobil pick up warna putih yang diduga milik oknum aparat tersebut diterima tim gabungan saat semuanya sudah berada di kantor Dishutbun usai mengamankan 1,5 kubik kayu yang kini berada di halaman Dishutbun dan saat itu juga petugas langsung menuju lokasi yang dimaksud, namun tidak lagi menemukan mobil pick up putih seperti yang diinformasikan.
" memang benar ada informasi mobil pick up putih membawa kayu, informasinya milik oknum aparat. Tapi itu tidak kita temukan dan tidak ada kaitannya dengan kayu yang kini sudah kita sita," terang Andi. Sementara itu, setelah sempat berhenti pasca razia rutin yang dilakukan Polres BU atas kegiatan pembalakan liar di desa tersebut, kini sepertinya aksi tersebut kembali terjadi. Dituturkan Andi saat operasi Jumat pagi sebelum penangkapan, Polhut juga menyusuri lokasi hutan Boven Lais dan menemukan tumpukan hampir 2 kubik kayu di lokasi tersebut, dan lagi2 tidak menemukan pemilik kayu tersebut.
Menurutnya, Polhut dan polisi dari polres BU yang menyisir likasi hutan langsung merusak kayu tersebut dengan cara di potong-potong sehingga tidak lagi bisa digunakan. Selain itu petugas juga r.menemukan bekas tunggul-tunggul tebangan kayu baru yang diduga hasil pembalakan liar. (RB- 30/09/13 )

0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More