Imron Perintah Keluarkan Alat Berat dari HL Boven

ARGA MAKMUR -  Didapatnya alat berat jenis bulldozer melakukan pembukaan jalan di register 30 Hutan Lindung (HL) Boven Lais Desa Tanah Hitam, Kecamatan Padang Jaya Bengkulu Utara (BU) meradang. Khawatir pembukaan badan jalan berujung pidana perusakan HL yang bisa bermuara dipenjaranya pejabat di Bengkulu Utara, memaksa Bupati Dr. Ir. H Imron Rosyadi, MM, M.Si memerintahkan Dishutbun BU mengeluarkan secara paksa alat berat itu dari HL. Imron menilai aktivitas pembukaan badan jalan itu ilegal karena tak ada tembusan izin dari Kementerian Kehutanan untuk Dishutbun BU. Sedangkan alat berat sudah membuat jalan hampir 2km, ratusan kayu di HL Boven dirobohkan. "Saya sudah koordinasi dengan Kadis Hutbun, makanya saya minta alat berat itu dikeluarkan segera dari lokasi HL. Ada ataupun tidak ada orangnya," tegas Imron.
" Itu tidak main-main, kita bisa dipenjara kalau membiarkan. Bisa saja kita dikaitkan karena membiarkan aktivitas itu lantaran ini sudah masuk di media dan kita diamkan saja," kata Imron. " aktivitas itu sudah jelas melanggar aturan, apalagi sudah dicek dengan GPS dan itu masih dalam wilayah hutan, makanya kita tidak mau ambil resiko dan saya perintahkan stop dan keluarkan alat berat tersebut,"tegasnya. Terkait kemungkinan proyek provinsi? ia belum bia memastikan. Sampai saat ini blum ada informasi dari Pemda Provinsi mengenai hal itu. Baginya tidak ada alasan instituti manapun untuk melakukan aktivitas diwilayah hutan tersebut.
Tak hanya menghentikan paksa? Imron juga tak menutup kemungkinan berkoordinasi atau melaporkan keberadaan alat berat ini ke polisi lantaran jelas melanggar Undang-undang No 41 Tentang Kehutanan yang bisa diancam pidana diatas 5 tahun bagi perambahnya.(RB - 1/10/13)

0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More