PT PDU Protes Plasma PT SIL

BATIK NAU - PT Purnawira Daya Upaya (PDU) Batik Nau melayangkan surat protes pada PT Sandabi Indah Lestari (SIL) sesama perusahaan perkebunan kelapa sawit. Hal ini lantaran PT. SIL diduga menggarap kebun plasma program revitalisasi perkebunan (Revbun) diatas lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT. PDU di Desa Ulak Tanding, Taba Klitang dan Durian Hamparn Kecamatan Batik Nau. Dari data yang terhimpun PT PDU meminta PT SIL untuk menghentikan dan tidak melakukan penanaman perkebunan plasma dengan masyarakat tersebut. Surat itu juga ditembuskan ke Pemda BU yang menerangkan batas HGU milik PT PDU.

Camat Batik Nau, Markisman mengakui adanya surat dan konflik antar perusahaan tersebut, namun ia menilai apa yang dilakukan PT SIL sudah benar lantaran lahan yang diklaim PT PDU dengan lahan HGU miliknya masih milik masyarakat. Selain tidak melakukan pembebasan lahan, PT PDU juga sudah sempat ditawarkan untuk melakukan plasma lantaran lokasi desa yang memang dekat dengan lokasi HGU PT PDU. Tetapi hal tersebut tak pernah ditanggapi, bahkan lahan yang memang sudah diganti rugi oleh PT PDU sampai kini belum seluruhnya dikelola.
" Memang seharusnya PT PDU yang melakukan revbun, tapi PT PDU tidak melakukan itu. Plasma yang dilakukan PT SIL itu sesuai kehendak masyarakat, dan lahan itu tetap milik masyarakat," tegas Markisman.

Dalam waktu dekat ini, PT PDU, PT SIL sekaligus perwakilan warga akan dikumpulkan di Dishutbun BU untuk menuntaskan masalah sengketa lahan antara masyarakat dan dua perusahaan ini. Namun ia menegaskan mendukung aktivitas revbun yang dilakukan PT SIL lantaran cukup membantu masyarakat.. (RB - 3/10/13)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More