Dishut Pastikan Kayu Dari HPT dan HL

SELUMA KOTA - Pihak Dinas Kehutanan (Dishut) Seluma mengeluarkan pernyataan tegas terkait adanya kesan ragu-ragu Polres Seluma menetapkan tersangka kayu diiduga hasil illegal logging. Diminta menangkap segera dan memproses pelakunya.

Kepala Dishut Seluma Drs. Simarin, Mpd mengatakan, Polres Seluma untuk tidak ragu menetapkan tersangka dan melakukan penangkapan. Apalagi identitas diduga pemilik domisilinya sudah dikantongi.

"Operasi kemarin itukan anggota kita ikut serta ke lapangan. Makanya bisa kita pastikan, kayu-kayu itu memang berasal dai HPT dan HL. Apalagi dua daerah itu memang berbatasan langsung dengan HPT dan HL. Jadi penyidik Polres tak perlu ragu-ragu menetapkan dan menangkap tersangka, kan identitasnya sudah diketahui, kita harus berikan shock terapi, jangan dibiarkan saja,"ujar Simarin.

Diterangkan lebih lanjut oleh Kasi Produksi dan Pengujian Hasil Hutan Dishut Seluma, Z Iksan Sahudi, MH, setiap kayu hasil tangkapan maupun temuan yang berada di dalam hutan apalagi kawasan HL dan HPT tidak perlu dilakukan lagi pengecekan tunggul. Kecuali jika kayu hasil tangkapan razia di jalan atau tumpukan di rumah.

Kayu sekitar 6 kubik dari TKP Desa Lubuk Resam Kecamatan Seluma Utara, diduga dari HPT Bukit Badas register 85 dan HL Bukit Sanggul register 37. Sedangkan kayu tangkapan di TKP Desa Giri Nanto Kecamatan Ulu Talo diduga berasal dari HPT Air Talo register 36. (RB -13/11/13)

0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More