HL Seluma Sasaran Illegal Logging

SELUMA TIMUR - Operasi Wanalaga 2013 yang di gelar Polres Seluma untuk memburu pelaku pembalakan liar hutan menoreh hasil. Pada  hari puncak pelaksanaan operasi tersebut, anggota polres seluma dipimpin Kabag Ops Kompol Guna Rahadiyanto, S.IK dan Kasat Reskrim AKP Andor Lumban Raja berhasil mengamankan sebanyak 10 kubik kayu.

Kayu-kayu berbagai jenis dan ukuran itu diduga hasil illegal logging di Hutan Lindung (HL) di wilayah Desa Lubuk Resam, Kecamatan Seluma Utara dan Desa Giri Nanto, Kecamatan Ulu Talo. Rinciannya dari TKP Lubuk Resam terdiri dari jenis kayu seluwai dan meranti, dengan ukuran papan 3x25 cm panjang 4 meter sebanyak 3,8 kubik. Sedangkan ukuran balok 6x12 cm panjang 4 meter sebanyak 2,3 kubik. Sehingga total dari TKP Lubuk Resam sebanyak 6,1 m3.

Berikutnya di TKP SP 3 Giri Nanto Kecamatan Ulu Talo, sebanyak 3,5 m3, merupakan jenis kayu meranti yang terdiri ukuran balok kaleng 10x25 cm panjang 4 meter, dan 10x20 cm panjang 4 meter. Total keseluruhan kayu yang berhasil diamankan 10 m3.

Kapolres Seluma AKBP Parhorian Lumban Gaol, S.IK melalui Kabag Ops Kompol Gunar Rahadiyanto, S.IK didampingi Kasat Reskrim, AKP Andor Lumban Raja mengatakan personel yang melakukan operasi dibagi dua tim. Tim pertama ke TKP Lubuk Resam langsung dipimpin Kabag Ops Polres Seluma, sedangkan tim kedua ke TKP Giri Nanto dipimpin Kasat Reskrim Polres Seluma.

Hasil temuan kayu di TKP Desa Lubuk Resam, diduga pemiliknya Ri (42) warga setempat yang juga diduga sebagai pelaku dari pembalakan liar. Untuk di TKP Giri Nanto, diduga pemiliknya Ur (25)  dan Al (45) warga SP 3 Giri Nanto.

"Kayu semuanya sudah kita amankan di Mapolres tadi malam. Rencana tindak lanjut setelah ini melakukan penyelidikan keberadaan para pemilik kayu yang mana identitasnya sudah diketahui,"kata Kapolres. (RB - 11/11/13)

0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More