Kayu illegal dari HL Disita

PADANG JAYA  - Polsek Padang Jaya, Bengkulu Utara berhasil mengamankan 1 meter kubik kayu olahan jenis meranti merah, tenam dan meranti serabut yang diduga berasal dari hutan lindung (HL) Boven Lais, Desa Tanah Hitam Kecamatan Padang Jaya. Polisi menyita kayu meranti itu sekitar pukul 21.00 wib jumat (8/11) saat polisi yang masih dalam operasi wanalaga menyisir batas  hutan lindung.

Kapolres BU AKBP.Ahmad Tarmizi,SH melalui Kapolsek Padang Jaya Iptu Agus Gunawan, SH menuturkan mereka sempat menanyai beberapa warga mengenai siapa pemilik kayu tersebut. "Melihat lokasi yang sangat dekat dengan hutan lindung dan jenis kayu yang memang sangat jarang berada di hutan masyarakat, makanya kayu ini kita amankan. Kita juga masih menyelidiki siapa pemiliknya,"terang Agus.

Agus menduga masih ada kayu gelondongan yang sudah ditebang dan belum diolah atau dikeluarkan pelaku pembalak liar dari dalam hutan. Sebab, dari jenis dan jumlah kayu yang diamankan pada jumat malam itu, diperkirakan hanya sebagian kecil saja.
 
"Informasi yang kita himpun,untuk pohon jenis meranti dan semacamnya yang ada di dalam hutan lindung, diameternya sangat besar dan bisa lebih dari 5 kubik kayu per batang. Besar kemungkinan masih ada kayu yang disimpan pelaku didalam hutan,"terangnya.

Untuk penyelidikan, Polisi akan meminta Dinas Kehutanan dan Perkebunan (DISHUTBUN) BU sebagai saksi ahli. (RB - 10/11/13)

0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More