Banjir hanyutkan benih padi petani Mukomuko



Mukomuko,  (Antara) - Sedikitnya satu ton benih padi yang ditanam di sawah seluas 40 hektare di Desa Dusun Baru Pelokan, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, hanyut terbawa banjir akibat hujan deras di wilayah itu.

"Satu ton benih padi bantuan pemerintah pusat untuk petani di desa ini hanyut terbawa banjir itu," kata Kepala Desa Dusun Baru Pelokan, Suriadi, di Mukomuko.

Ia mengatakan, peristiwa tersebut telah dilaporkan kepada Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan, dan Kehutanan (DP3K) setempat agar benih padi petani yang hanyut itu dapat diganti dengan yang baru.

Karena, kata dia, akibat bencana banjir itu membuat petani yang baru saja selesai menanam benih padi di sawahnya itu terpaksa memulai kembali menuai benih padi yang baru.

"Petani kita tidak ada pilihan lain selai menuai kembali benih baru untuk ditanam di sawah seluas 40 hektare," ujarnya.

Ia menyebutkan, seluas 40 dari 130 hektare sawah petani di desa itu yang terendam banjir pada Selasa (3/12) akibat hujan deras yang selama dua hari mengguyur wilayah itu.

Menurut dia, tidak hanya sawah tetapi mayoritas rumah warga di desa itu juga terendam banjir karena sepanjang wilayah itu belum ada saluran air (siring) ditambah lagi pintu klep air irigasi di desa itu turun.

"Kami sudah sampaikan kepada dinas agar di desa ini dibangun siring selain itu pintu klep saluran air yang mengairi sawah petani juga perlu diperbaiki," ujarnya lagi.

Ia berharap, secepat dibangun siring sepanjang 300 meter di wilayah itu agar saat turun hujan air tidak merendam rumah dan sawah milik petani di wilayah itu.***4***


0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More