BKSDA Lepas 253 Tukik di TWA Air Hitam

BENGKULU - Petugas BKSDA Resor Mukomuko, Provinsi Bengkulu, melepas 253 tukik atau anak penyu di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Air Hitam, Kabupaten Mukomuko.

Kepala Resor BKSDA Mukomuko Rasyidin Prima mengatakan ada 2 jenis penyu yang dilepas, yakni penyu hijau (chelonia mydas) dan penyu sisik (eretmochelys imbricata) kedua jenis penyu tersebut tergolong satwa dilindungi dan terancam punah.

Ia mengatakan tukik yang dilepas tersebut merupakan hasil penetasan yang melibatkan campur tangan manusia

Pelepasan ratusan tukik itu juga diikuti Direktur Sipef, sebuah yayasan konservasi asal Belgia, yang membantu BKSDA dalam konservasi penyu.

Prima mengatakan, penyu merupakan satwa yang dilindungi undang-undang, namun kehidupannya saat ini terancam akibat diburu masyarakat untuk diperjual belikan.

Penyu hijau atau biasa disebut penyu laut besar termasuk dalam keluarga chellonidae. Hewan ini adalah satu-satunya spesies dalam golongan chelonia. "Di sebut penyu hijau karena adanya lemak berwarna hijau yang terletak di bawah cangkangnya,"katanya.

Jumlah penyu hijau semakin berkurang karena banyak diburu untuk diambil pelindung tubuhnya yakni karapaks dan platron sebagai hiasan, telurnya sebagai sumber protein dan dagingnya sebagai bahan makanan.

Penyu sisik juga tergolong jenis penyu yang terancam punah. spesies ini memiliki distribusi diseluruh dunia, dengan dua subspesies di atlantik dan pasifik.

Selain jenis hijau dan sisik, Pantai Airhitam juga menjadi tempat bertelur penyu jenis Slengkrah (Lepidochelys olivaceaea) dan penyu Belimbing (Dermochelys coriaceaea).(ANTARA - 12/12/13)

0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More