Tim Gabungan Tutup 7 Tambang Kosong

LAIS - Tim Gabungan dari Dinas Pan Pertambangan ( Distamben ), Kodim 0423 Bengkulu Utara dan Polres Bengkulu Utara terus melakukan razia penertiban tambang galian C ilegal. Sebagai operasi yang di gelar kemarin di beberapa wilayah, tak ada perlawanan dari penambang. Dan pemilik tambang pun rela tambangnya di tutup tim tanpa melakukan tindakan apapun asalkan mereka tidak di gelandang ke polisi untuk di proses ke jalur hukum.

"Asalkan kami tidak di bawa pak, kalau memang salah silahkan tambang kami ditutup saja. Kami hanya memiliki izin gangguan (HO) yang masa berlakunya telah habis,"ujar Nurdin

Sebanyak 7 lokasi tambang yang ditutup tim gabungan kemarin di tandai dengan pemasangan garis  polisi (police line) diantaranya Desa Air Padang dan Durian Daun Kecamatan Lais. Ketujuh tambang pasir dan batu ini masing-masing milik Jaya, Sri Gunti, Sidik, Budi, Bustanul M Roni dan Nurdin.

Diduga sebelum tim datang operasi ini telah bocor, pasalnya saat tim datang tak satupun di lokasi tambang ilegal ditemukan aktifitas pengambilan pasir atau batu. Pelaksana  tugas Kabid Pertambangan Rakyat Distamben BU, Boy Sunaratman, S.sos tak membenarkan kemungkinan bocornya operasi yang di gagas pihaknya, namun itu tiak mempengaruhi upaya penutupan tambang yang telah dilakukan kemarin.

"Kalaupun mereka kembali merusak garis polisi tentunya ada hukum juga yang menjerat. Kita juga sudah sertaka Kadesnya untuk mendampingi agar memberitahukan pada pemilik tambang yang tidak bertemu tim,"terang Boy. (RB - 5/12/13)

0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More