Kawasan Konservasi Riau mulai terbakar

Dua kawasan konservasi di Provinsi Riau tak luput dari kebakaran lahan yang diduga akibat adanya perambahan.

Berdasarkan data Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, di Pekanbaru, Selasa, kawasan konservasi yang terbakar berada di Cagar Alam Bukit Bungkuk di Kabupaten Kampar, dan Taman Wisata Alam Sungai Dumai di Kota Dumai.

"Ada pembukaan lahan oleh oknum masyarakat, diduga itu menjadi penyebab kebakaran di Cagar Alam Bukit Bungkuk," kata Ketua Regu Tim Pemadam Kebakaran Manggala Agni, Abdul Haris, kepada Antara.

Ia mengatakan, lokasi kebakaran di Bukit Bungkuk berjarak sekitar dua jam dari Kota Pekanbaru. Satu regu Manggala Agni, lanjutnya, sudah berhasil memadamkan kebakaran di kawasan konservasi itu.

"Ada empat hektare yang rusak akibat kebakaran, namun kini sudah padam," ujarnya.

Ia mengatakan, meski kuat dugaan kebakaran adalah disengaja, namun pihaknya belum bisa memastikan pelakunya.

Sementara itu, Ketua Regu Manggala Agni Daops I Ismail Hasibuan mengatakan kebakaran masih terjadi di Taman Wisata Alam Sungai Dumai. Sejauh ini, sudah ada empat hektare lahan yang rusak akibat kebakaran di lahan gambut tersebut.

Menurut dia, lokasi kebakaran berada di perbatasan taman wisata dengan area PT Chevron Pacific Indonesia yang digunakan sebagai kawasan konservasi. Di area tersebut petugas menemukan bekas tebangan kayu yang mengindikasikan adanya upaya perambahan.

"Namun, kita masih fokus pada pemadaman kebakaran, belum mengarah ke penyebabnya," katanya.

Menurut dia, ada tiga regu Manggala Agni yang dikerahkan untuk memastikan kebakaran tidak menyebar lagi. Area kebakaran merupakan lahan gambut dengan kedalaman sekira 2-3 meter.

"Sejauh ini kebakaran sudah bisa dilokalisir, kita ingin memastikan sumber api bisa padam pada sore ini," katanya.

Ia mengatakan, kondisi udara belum parah terkontaminasi asap sisa kebakaran karena baru kebakaran langsung bisa ditanggulangi.

Sejumlah daerah di Riau mulai mengalami kebakaran lahan meski seharusnya cuaca belum memasuki musim kemarau. Berdasarkan citra satelit Tera dan Aqua pada Senin (4/2) titik panas yang mengindikasikan kebakaran berjumlah 78 titik di Riau.

Kondisi kebakaran lahan paling banyak berada di Kabupaten Bengkalis dan Indragiri Hilir, yang mayoritas berasal dari lahan milik warga yang diduga sengaja dibakar untuk pembukaan lahan pertanian. (Antara)

0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More