Petani sawit akan diwajibkan tanam pohon



Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah mengatakan petani komoditas sawit di daerah itu diwajibkan menanam pohon, untuk menyukseskan program 1 miliar pohon.

"Nanti akan dibuat dalam peraturan daerah yang mengatur petani sawit wajib menanam pohon," katanya di Bengkulu, Senin.

Ia mengatakan hal itu saat pencanangan gerakan penanaman 1 miliar pohon di Pantai Panjang yang dihadiri Pelaksana tugas Direktur Jendral Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) Kementerian Kehutanan Sony Partono.

Gubernur mengatakan setiap petani yang menanam komoditas sawit diwajibkan menanam lima pohon untuk setiap hektare lahan.

Selain itu, petani juga diimbau menanam pohon sebagai pengganti pagar atau pembatas lahan perkebunan.

"Rancangan peraturan daerahnya segera disusun, sehingga petani memiliki dasar untuk menanam pohon di lahan sawit," tambahnya.

Gubernur menambahkan penananam pohon di lahan sawit juga untuk mengurangi kerusakan lingkungan akibat komoditas sawit yang rakus air.

"Pohon bisa menyimpan air sementara sawit sangat rakus air," tambah Gubernur.

Menurutnya, di beberapa daerah di Bengkulu, terutama sentra penanaman sawit sudah kesulitan mendapatkan air.

Terdapat enam kabupaten yang menjadi sentra perkebunan kelapa sawit di Provinsi Bengkulu yakni Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara, Bengkulu Tengah, Seluma, Kaurdan Bengkulu Selatan.

Sebelumnya Plt Sekjen PHKA Sony Partono mengatakan pemerintah berkomitmen untuk terus menambah jumlah pohon yang ditanam setelah program pada 2013 sebanyak 1 miliar pohon terealisasi.

"Kami berterimakasih kepada pemerintah dan masyarakat Bengkulu yang mendukung penanaman pohon untuk pengurangan emisi gas rumah kaca," katanya. (Antara - 4/2/14)

0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More