Buang sampah sembarangan pantangan di hutan Kareumbi

Bandung  - Pengunjung atau wisatawan yang membuang sampah
sembarangan di Hutan Konservasi Masigit Kareumbi Kabupaten Sumedang
dipastikan menuai pantangan dicegat di pintu gerbang masuk obyek wisata
alam itu.

"Pantangan di Hutan Kareumbi ini membuang sampah sebarangan, barang
siapa yang buang sampah sembarangan akan dicegat dan belum bisa keluar
dari gerbang kawasan hutan ini," kata Koordinator Manajemen Hutan
Masigit Kareumbi Darmanto, di Sumedang, Selasa.

Menurut Darmanto, pantangan itu sudah disosialisasikan kepada para calon
pengunjung hutan itu, bahkan pihak manajemen sudah menyiapkan ratusan
tempat sampah bagi wisatawan yang akan membuang sampah.

Petugas atau pemandu di sana akan mengingatkan selalu pantangan itu agar
para pengunjung meningkatkan kepedulian lingkungan dan sadar untuk tidak
membuang sampah sembarangan.

"Bagi pengunjung yang lupa membuang sampah, akan diingatkan oleh pemandu
agar membuangnya di tempat sampah, sedangkan bila rombongan maka
rombongan itu akan dicegat di pintu gerbang sebelum semuanya bersih
lagi," kata Darmanto.

Pantangan tersebut, kata Darmanto merupakan bentuk edukasi bagi
pengunjung atau wisatawan agar sadar mengelola sampah dan menjaga
kelestarian lingkungan hidup.

"Bagi rombongan yang menggelar kegiatan di sini, kami berlakukan deposit
sebesar Rp500 ribu sebagai jaminan kebersihan dan kelompok itu tidak
membuang sampah sembarangan. Bila mereka mau bersihkan kembali sampahnya
silakan, kalau tidak maka akan kena denda," kata Darmanto.

Ia menyebutkan, pemandu akan 'cerewet' terhadap pengunjung yang membuang
sampah sembarangan. Mereka juga dilengkapi dengan tongkat yang diberi
ujung runcing untuk memungut sampah yang ditinggalkan oleh pengunjung.

Selain itu, pengunjung juga dilarang membawa pohon atau apapun dari
dalam hutan itu untuk menjaga kelestarian lingkungan di sana.

"Ini hutan konservasi dan juga hutan edukasi bagi masyarakat tentang
lingkungan hidup," katanya.

Kawasan hutan kareumbi dikelola dan dijaga oleh tim manajemen dari
Kelompok Pecinta Alam dan Pendaki Gunung Wanadri Bandung dan merupakan
kawasan wisata alam yang terbuka bagi umum.

Hutan Konservasi Masigit Kareumbi itu berlokasi sekitar delapan
kilometer dari Cicalengka Kabupaten Bandung. ( 23/4/2014 - Antara )

0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More