Pergantian kakao ke sawit tidak sesuai izin

Mukomuko - Pejabat Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, menyatakan bahwa pergantian komoditi perkebunan yang dilakukan oleh PT Bina Bumi Sejahtera dari tanaman kakao menjadi kelapa sawit, tidak sesuai dengan izin hak guna usaha perusahaan itu.

"Izin dalam hak guna usaha (HGU) PT Bina Bumi Sejahtera (BBS) itu tanaman kakao. Tetapi diganti perusahaan jadi kelapa hijau. Dan sekarang ditanam kelapa sawit," kata Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan (DP3K) Kabupaten Mukomuko, Wahyu Hidayat, di Mukomuko, Jumat.

Ia menyebutkan, seluas 1.000 hektare lahan HGU milik PT BBS di Desa Bukit Makmur, Kecamatan Air Rami. Lahan tersebut kini telah digarap oleh PT Dari Darma Pratama (DDP).

Ia mengatakan, tidak tahu pasti dasar hukum sehingga lahan bekas PT BBS itu sekarang diambil alih oleh PT DDP. Namun dari informasi yang diperoleh instansi ada kesepakatan dua perusahaan itu dalam bentuk nota kesepahaman.

Terlepas perusahaan mana yang sekarang mengelola HGU tersebut, kata dia, namun dari pergantian komoditi perkebunan itu tidak sesuai perizinan dalam HGU.

Menurut dia, kalau ada izin perusahaan mengganti komoditinya, seharusnya diketahui instansi itu karena izin semacam itu diberikan oleh bupati setempat.

"Kita tidak melihat izin HGU karena yang punya kewenangan itu Badan Pertanahan Nasional. Tetapi tanaman dalam lahan yang miliki HGU itu yang harus ada izin dari bupati setempat," ujarnya lagi.

Ia menerangkan, untuk mengetahui kejelasan baik soal dasar hukum pergantian komoditi perkebunan maupun dasar pengalihan HGU, instansi itu akan menghubungi pihak PT BBS.

"Sekarang kami kesulitan menghubunginya. Tetapi kami akan berusaha dan meminta data HGU asli perusahaan itu," ujarnya lagi (Antara - 9/5/2014)

0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More