Malaria Akibat Tambang BB



Posted by:
  ARGA MAKMUR – Menjadi daerah dengan pengidap penyakit malaria tertinggi hingga lebih dari 2.000 penderita di Bengkulu Utara (BU) setiap tahunnya, dinilai wajar. Tingginya angka pengidap juga disebabkan keberadaan tambang batu bara (BB). Kadis Dinkes BU, H. Iksan, SKM, M.Kes menerangkan adanya lubang bekas tambang yang belum direklamasi menjadi dampak terbesar adanya penyakit malaria. Lubang tambang digenangi air hujan menyebabkan berkembagbiaknya jentik-jentik nyamuk malaria.

“Makanya daerah yang paling banyak terjangkit malaria adalah daerah yang dekat dengan lokasi tambang. Selain itu daerah perkebunan karet dan pesisir pantai,” terang Iksan.
Namun ia mengakui saat ini Dinkes sudah siap dengan penanganan yaitu sebaran obat malaria di tiap puskesmas. Ia memastikan obat malaria bisa didapat dengan mudah di puskesmas untuk pelayanan masyarakat. Apalagi, obat malaria yang kini digunakan adalah obat baru dengan dosis khusus.


Disamping itu, Dinkes juga terus membagikan kelambu gratis bagi masyarakat, terutama yang memiliki balita dan berada di daerah yang rawan malaria. Ia optimis tahun ini jumlah penderita malaria lebih rendah dibandingkan tahun lalu.  “Terpenting adalah kesadaran masyarakat dalam membersihkan wilayahnya,” tutur Iksan 
     ( Harian Rakyat Bengkulu)

0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More