Petugas gabungan amankan puluhan kubik kayu ilegal



Petugas gabungan amankan puluhan kubik kayu ilegal
Rabu, 30 Maret 2016 00:51 WIB
Mukomuko- Petugas gabungan dari TNI dan polisi kehutanan di Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, Selasa, mengamankan sekitar 41 kubik kayu ilegal dalam bentuk balok kaleng pada aliran Sungai Manjuto di Desa Talang Petai.

"Lokasi penemuan kayu tersebut di daerah Sungai Manjuto. Sekitar 41 kubik kayu dalam bentuk balok kaleng tersebut jenis meranti dan rimba campuran," kata Koordinator Office PT Sipef Biodiversity Indonesia Sugeng, saat dihubungi dari Mukomuko, Selasa malam.

Petugas gabungan tersebut terdiri dari Komando Rayon Militer (Koramil) Kecamatan Kota Mukomuko, Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP), Denpom TNI, dan PT Sipef Biodiversity Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang restorasi dalam kawasan hutan negara di daerah itu.

Ia menjelaskan, petugas gabungan masuk ke lokasi dan menemukan sebanyak puluhan kubik kayu ilegal tersebut Selasa siang sekitar pukul 12.00-13.00 WIB..

Ia menyebutkan, lokasi penemuan kayu ilegal itu di koari Desa Talang Petai atau di luar kawasan hutan negara pada area peruntukan lain (APL)

Tetapi, katanya lagi, kayu tersebut diduga kuat berasal dari hutan produksi terbatas (HPT) dan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) di daerah itu.

Dia menjelaskan, tidak satu pun pelaku pemilik kayu yang ditangkap saat kayu diamankan oleh petugas gabungan dari daerah itu. Beberapa orang operator kayu tersebut yang melarikan diri

Ia membenarkan, penemuan kayu ilegal sebanyak itu di luar prediksi. Petugas mendapat informasi dari warga setempat.

Dalam dua bulan ini diduga banyak kayu keluar dari kawasan hutan negara di daerah itu, namun sering luput dari pengawasan petugas. Kadang-kadang razia petugas bocor duluan.

(Antara Bengkulu)

0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More