Dandim: Tak ada aparat terlibat pencurian kayu



Dandim: Tak ada aparat terlibat pencurian kayu
Kamis, 31 Maret 2016 17:07 WIB
Mukomuko - Komandan Distrik Militer 0423 Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu Letkol Czi Saiful Rachman memastikan tidak ada aparat penegak hukum terlibat dalam pencurian sekitar 45 kubik kayu ilegal berbentuk balok kaleng dalam kawasan hutan negara di Kabupaten Mukomuko.

"Sementara ini tidak ada keterlibatan aparat. Untuk lebih jelasnya Polda Bengkulu yang akan mengusutnya, karena mereka sebagai penyidik," kata Letkol Saiful Rachman, di Mukomuko, Kamis.


Petugas gabungan dari TNI, Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Mukomuko, dan PT Sipef Biodivesity Indonesia, Selasa (29/3), telah mengamankan sekitar 45 kubik kayu ilegal di aliran Sungai Manjuto Desa Talang Petai Kecamatan V Koto.

Dandim Bengkulu Utara itu mengatakan, barang bukti sekitar 45 kubik kayu ilegal jenis meranti dan rimba campuran yang diamankan di Koramil setempat akan dibawa ke Polda Bengkulu.  

Selanjutnya, katanya, Polda Bengkulu yang akan mengusutnya, mengingat polda setempat yang akan menyidik permasalahan pembalakan liar dalam kawasan hutan negara di daerah itu.
 

Terkait dengan sisa kayu yang masih berada di aliran Sungai Manjuto di Desa Talang Petai Kecamatan V Koto, ia mengatakan, pihaknya akan menelusurinya lagi

                                                                                                                             (Antara Bengkulu)

0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More