Ada Puluhan Tambang Ilegal

Ada Puluhan Tambang Ilegal
Jumat, 24/06/2016

ARGA MAKMUR – Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) cukup kesal dengan adanya 20 tambang ilegal tersebar di Kabupaten Bengkulu Utara. Distamben sendiri sudah melakukan berbagai upaya dan pendekatan agar aktivitas tambang ilegal berhenti. Mirisnya puluhan tambang ilegal itu rata-rata berpotensi menyebabkan abrasi.
“Kami sudah berkali-kali mendatangi dan mengecek aktivitas bahkan pembinaan, tetapi tidak ada respon,” jelas Kepala Distamben BU, Suadi SH MH melalui Kabid Pertambangan Rakyat dan Air, Boy Sinaratman SSos, Kamis (23/6).
Upaya Distamben menghentikan tambang liar yang rata-rata galian pasir tersebut lantaran lokasi mereka menambang berada di pinggir jalan raya, pinggir masjid dan didekat jembatan. Puluhan tambang illegal ini terdapat di Kecamatan Air Napal sampai ke Urai Kecamatan Ketahun. Distamben juga mencatat ada tujuh titik tambang ilegal di Desa Kota Agung, Kecamatan Air Besi.
“Tambang ilegal ini lokasinya tersebar, kebanyakan terdapat di Kecamatan Air Napal dan Air Besi. Ada yang tambang pasir dan batu koral,” imbuh Boy.
Rata-rata tambang ilegal itu sudah beroperasi sejak tahun 2008. Pencegahan sudah dilakukan, hanya saja masyarakat tetap membandel melakukan aktivitas. Terlebih lagi jika ada pemodal berkantong besar mengkoordinir masyarakat. Dari puluhan tambang itu tidak semuanya illegal, ada juga pemilik tambang mengurus izin yang kemudian direkomendasikan kabupaten ke provinsi. Jumlahnya tidak banyak, hanya 4 tambang. Namun harapan Distamben tentu tambang lain mengikuti langkah tambang yang sudah mengurus izin tersebut.
(Bengkulu Ekspress)


0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More