Bupati Hentikan Aktivitas Penambangan PT CBS

Bupati Hentikan Aktivitas Penambangan PT CBS

Senin, 13 Juni 2016

Bengkulu Tengah, Unjuk rasa penolakan pertambangan sis­temunderground di Kecamatan Me­rigi Sakti, Bengkulu Tengah, meng­akibatkan empat warga tertembak sen­jata polisi. Kepala Daerah setempat kemudian turun tangan.
Guna mengantisipasi meluasnya ke­ru­­suhan tersebut, Bupati Bengkulu Te­ngah Ferry Ramli dan Kapolda Beng­kulu beserta Gubernur Bengkulu lang­sung meninjau lokasi rumah korban di Merigi Sakti, Sabtu (11/6) malam, guna meredam emosi warga.
"Agar tidak kembali terjadi polemik antara warga dan pihak perusahaan, per­tambangan CBS ditutup segala jenis ke­­giatan penambangannya, agar masya­rakat tidak khawatir akan terjadi bencana ambrol," ujar Fery Ramli.
Selain itu, Ferry juga akan menjamin semua biaya pengobatan bagi korban yang tertembak termasuk biaya operasi korban Martha Dinata.
"Untuk korban yang tertembak di bagian perut dan diduga tembus ke be­lakang, itu menggunakan peluru karet. Karena peluru karet dengan jarak dua hingga lima meter juga dapat menembus tubuh manusia," ujar Ghufron.
Empat warga ini dikabarkan menga­lami luka tembak saat mencoba masuk ke areal pertambangan untuk menemui pihak per­tambangan. Namun terjadi ben­trokan fisik dengan aparat yang ber­jaga di gerbang tambang.



0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More