TANAMAN OBAT DARI KAWASAN HUTAN

Pasak Bumi Tumbuhan Obat Asal Mukomuko Memiliki Banyak Khasiat.

Bengkulu, Agustus 2016

 

Kayu pasak bumi (Eurycoma longifolia Jack) merupakan tanaman tradisional yang telah lama dikenal memiliki manfaat bagi kesehatan. Kayu pasak bumi yang dikenal umum saat ini berasal dari Pulau Kalimantan, namun berdasarkan berberapa tulisan  kayu ini memiliki daerah penyebaran di Semenanjung Malaysia, Sumatera dan Kalimantan. Di Pulau Sumatera hanya beberapa daerah yang diduga masih ditemui tumbuhan pasak bumi yaitu kawasan Leuser, sebagian Provinsi Riau dan kawasan Kerinci Seblat. Hampir seluruh bagian tumbuhan ini mengandung substansi pahit yang dapat digunakan untuk obat. Akar tumbuhan ini  dicampur dengan tumbuhan obat lain seperti kayu manis dan digunakan untuk tonik penyehat di Sabah. Selain itu di Malaysia kulit akarnya digunakan juga sebagai penawar demam, penyembuh luka-luka di gusi atau gangguan cacing serta tonikum setelah melahirkan.

 

Kulit batang digunakan untuk koagulan darah setelah melahirkan, sedangkan di  Kalimantan dan Sabah kulit batang digunakan untuk mengobati nyeri pada tulang. Daun pasak bumi yang muda dapat dimakan untuk pengobatan sakit  perut. Di Vietnam bunga dan buah pasak bumi digunakan untuk obat disentri. 

  
  
PASAK BUMI DI MUKOMUKO.


Berdasarkan hasil surve, teridentifikasi kayu pasak bumi  tumbuh di hutan  sekitar aliran sungai (DAS) Selagan dan Manjunto, yaitu disekitar anak sungai Kabu, sungai Pedat dan sungai Gading. Serta hulu sungai Air Dikit, Secara administrasi wilayah ini masuk kecamatan Selagan Raya dan Penarik  Kabupaten Mukomuko. Teridintifikasi tumbuhan ini ditemukan  mulai dari ukuran tinggi batang dibawah 1 meter hingga yang cukup besar sekitar tinggi 6-7 meter.

Akar pasak bumi berkayu dengan warnah katu putih bersih, dengan kulit akar tipis putih pucat. Kulit  akarnya  melekat cukup kuat pada kayu. Kulit batang berwarnah coklat tua dengan permukaan kulit kasar tidak beralur. Pada pohon muda bekas tempat dudukan daun masih terlihat jelas. Pohon pasak bumi jarang memiliki percabangan yang banyak, jika bercabang tumbuh biasanya karena sebelumnya pucuk pohon patah sehingga tumbuh tunas lebih dari satu.

Tumbuhan ini memiliki daun manjemuk yang setiap tangkainya memiliki helai daun mencapai 30-35 helai. Tangkai daun tumbuh bersilang berhadapan dan mengumpul pada pucuk batang. Bentuk anak  daun bulat memanjang dengan bagian ujung meruncing, memiliki tangkai daun yang kuat berkayu. Ukuran daun panjang 5-10 cm dengan lebar  bagian tengah 2,5-3 cm. Sedangkan  panjang tangkai daun utama memiliki panjang mencapai 45-60 cm.

Menurut Pak Azwir Tokoh Masyarakat desa Sungai Ipuh Mukomuko,  selama ini pasak bumi mereka manfaatka untuk obat malaria, demam, sakit pinggang, badan pegal-pegal  dan memulihkan tenaga. Biasanya bagian tanaman yang di manfaatkan adalah akar dan daun. Akar pasak bumi  ini sebelum dimanfaatkan di bersihkan, lalu dijemur dan diseduh dengan air panas. Sedangkan cara penggunaannya dengan meminum air seduhannya secangkir pada pagi dan soreh hari selama minimal tiga hari.


KHASIAT PASAK BUMI

Pasak bumi (Eurycoma longifolia Jack) merupakan salah satu tumbuhan obat asal hutan yang memiliki banyak khasiat. Berdasarkan kajian farmakologis, Pasak Bumi mengandung empat senyawa penting yaitu senyawa canthin, senyawa turunan eurycomanone, senyawa quassinoid, dan senyawa etanol. Senyawa canthin pada tumbuhan pasak bumi mampu menghambat pertumbuhan sel kanker, senyawa turunan eurycomanone sebagai anti malaria, senyawa quassinoid berfungsi sebagai anti leukimia, dan prospektif untuk anti HIV, senyawa etanol berfungsi sebagai afrodisiak. Manfaat yang beragam tersebut menyebabkan pasak bumi banyak diekspor ke luar negeri untuk keperluan pembuatan obat herbal. Produk pasak bumi kering memiliki harga cukup mahal, produk berupa cacahan akar (chipped root). 
Menurut Ir Nurliani Bermawie, Ph.D, peneliti di Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Aromatik (Balittro), Cimanggu, Bogor, sejak zaman dulu masyarakat suku Banjar di Kalimantan Selatan menggunakan pasak bumi sebagai obat kuat. Hal ini juga diperkuat dengan hasil penelitian Dr H. H Ang dari School of Pharmaceutical Sciences, University Science Malaysia. Ekstrak ethanolic yang terkandung dalam pasak bumi dapat menambah jumlah hormon testosteron pria. Ethanolic merangsang bekerjanya chorionic gonadotropin (hCG) yang bisa membantu terbentuknya testosteron.
Akar pasak bumi selain sebagai afrodisiak juga manjur untuk malaria. Penyakit yang menghancurkan sel-sel darah merah ini disebabkan plasmodium yang hidup dalam nyamuk anopeles betina. Kandungan senyawa kuasinoid pada akar pasak bumi dapat melumpuhkan plasmodium falcifarum. Selain kuasinoid akar pasak bumi juga mengandung senyawa erikomanon yang ampuh mengobati malaria.
Selain sebagai afrodisiak dan antimalaria, pasak bumi mencegah serangan kanker. Senyawa kuasinoid dan alkaloid yang terkandung dalam pasak bumi terbukti menghambat pertumbuhan sel kanker berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Abdul Razak Mohd Ali dari Forest Research Institute of Malaysia. Sebanyak 8 alkaloid ditemukan dalam akar pasak bumi, salah satunya 9-methoxycanthin 6 yang berfungsi sebagai antikanker payudara.
Penelitian yang dilakukan oleh Department pf Pharmacognocy, Tokyo College of Pharmacy & The Faculty of Medicine, Tokyo University, Jepang. Menemuka senyawa antileukimia dari pasak bumi. Selain afrodisiak, antikanker, antimalaria, dan antileukimia, pasak bumi juga bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh bagi para penderita HIV.

Pasak Bumi (Eurycoma longifolia Jack).
Nama umum ;      Indonesia: Pasak Bumi,
                              Melayu: Tongkat  Ali

Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
     Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
         Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
             Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
                 Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
                     Sub Kelas: Rosidae
                         Ordo: Sapindales
                             Famili: Simaroubaceae
                                 Genus: Eurycoma
                                     Spesies: Eurycoma longifolia Jack.





0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More